Tugas utama dari para ahli kesehatan lingkungan di kota baja ini adalah secara rutin Memantau Dampak Industri lingkungan yang dihasilkan oleh emisi maupun limbah cair industri. HAKLI melakukan pengambilan sampel air dari sumur-sumur warga yang berada di sekitar kawasan zona industri secara berkala. Pengujian laboratorium dilakukan untuk mendeteksi adanya intrusi air laut maupun rembesan zat kimia berbahaya seperti logam berat (timbal, merkuri, dan kromium) yang mungkin masuk ke dalam akuifer air tanah. Langkah preventif ini sangat penting untuk mencegah terjadinya keracunan massal atau penyakit degeneratif jangka panjang bagi penduduk sekitar.
Keberadaan Industri yang masif memang memberikan lapangan kerja, namun risiko kebocoran tangki penyimpanan kimia atau limbah cair yang tidak terolah dengan sempurna selalu ada. HAKLI bekerja sama dengan dinas lingkungan hidup setempat untuk memberikan rekomendasi teknis kepada perusahaan-perusahaan mengenai standar keamanan pengolahan limbah (IPAL). Mereka mendorong industri untuk menerapkan teknologi zero liquid discharge agar tidak ada residu berbahaya yang meresap ke dalam tanah. Pengawasan yang ketat ini bertujuan untuk menciptakan keseimbangan antara produktivitas pabrik dengan keamanan ekologis lingkungan pemukiman.
Dampak terhadap Air Tanah Warga seringkali tidak terlihat secara kasat mata, sehingga diperlukan literasi kesehatan lingkungan yang kuat. Para ahli dari HAKLI Cilegon secara rutin melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai ciri-ciri air tanah yang terkontaminasi, seperti perubahan warna, bau, atau rasa. Warga diajarkan untuk tidak langsung mengonsumsi air sumur tanpa melalui proses pengujian jika lokasinya berdekatan dengan area pembuangan limbah. Edukasi ini memberikan kekuatan bagi masyarakat untuk ikut serta dalam melakukan pengawasan mandiri dan melaporkan kejanggalan lingkungan kepada pihak berwenang.
Di wilayah Cilegon, tantangan ketersediaan air bersih juga dipicu oleh pemakaian air tanah yang berlebihan oleh sektor komersial. HAKLI memberikan masukan kepada pemerintah daerah dalam penyusunan regulasi pemanfaatan air bawah tanah agar tidak terjadi kekosongan akuifer yang dapat menyebabkan amblasan tanah atau intrusi air laut. Perlindungan sumber daya air ini menjadi bagian dari agenda ketahanan kesehatan masyarakat yang lebih luas. Dengan terjaganya kualitas air tanah, maka angka penyakit kulit dan diare di lingkungan pemukiman industri dapat ditekan secara signifikan.