Paparan suara mesin dengan intensitas tinggi setiap hari dapat merusak sel-sel rambut halus di dalam koklea atau rumah siput pada telinga manusia. Dalam edukasi yang diberikan, HAKLI Cilegon menekankan bahwa gangguan pendengaran akibat kerja bersifat irreversible atau tidak dapat disembuhkan. Oleh karena itu, kampanye cegah tuli menjadi sangat krusial. Kebisingan di atas 85 desibel yang berlangsung selama 8 jam sehari memerlukan proteksi maksimal agar saraf pendengaran tidak mengalami trauma akustik yang berujung pada ketulian.
Siswa dan pekerja baru di industri sering kali mengabaikan penggunaan alat pelindung telinga karena dianggap tidak nyaman atau menghambat komunikasi. Padahal, saat ini telah tersedia berbagai jenis pelindung seperti earplug (sumbat telinga) dan earmuff (penutup telinga) yang didesain ergonomis namun tetap efektif meredam kebisingan tanpa memutus komunikasi verbal secara total. HAKLI memberikan panduan teknis mengenai cara pemilihan pelindung yang tepat sesuai dengan tingkat kebisingan di lingkungan kerja masing-masing.
Peran Perusahaan dalam Kesehatan Lingkungan Kerja
HAKLI Cilegon juga menyasar para pemangku kebijakan di perusahaan untuk melakukan audit kebisingan secara berkala. Perusahaan memiliki kewajiban moral dan hukum untuk menyediakan lingkungan kerja yang sehat. Melalui edukasi ini, diharapkan tercipta budaya sadar K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) yang lebih kuat. Pekerja yang memiliki pendengaran sehat akan bekerja dengan lebih fokus, produktif, dan terhindar dari kecelakaan kerja yang disebabkan oleh kegagalan mendengar instruksi atau tanda peringatan di lapangan.
Program ini juga mencakup pelatihan pemeriksaan fungsi pendengaran atau audiometri bagi tim medis perusahaan. Dengan deteksi dini, penurunan fungsi pendengaran sekecil apa pun dapat segera ditangani sebelum menjadi cacat permanen. Cilegon sebagai barometer industri nasional harus menjadi contoh dalam penerapan standar kesehatan lingkungan kerja yang tinggi. HAKLI berkomitmen untuk terus mengawal kesehatan para pejuang industri demi masa depan yang lebih baik tanpa risiko gangguan kesehatan yang seharusnya bisa dicegah sejak dini.